Setelah sekian lama berselancar dalam dunia Web Development, mungkin Anda masih bingung dengan penjelasan masalah framework dalam topik bahasan saya beberapa dekade yang lalu mengenai framework.

Code Igniter

Salah satu PHP Framework yang paling saya sukai adalah codeigniter.

Ada beberapa alasan yang sangat mendukung untuk terus mengikuti CodeIgniter PHP Framework:

  • Anda tidak ingin mengulangi pekerjaan yang berulang-ulang dalam meng-coding situs Anda
  • Anda tidak ingin membuang waktu yang lama dalam merancang sistem dari nol kembali, padahal sebenarnya fungsi yang Anda gunakan masih tetap itu-itu saja (database, validasi, template, string, dsb..)
  • Anda tidak ingin menjadi stress oleh karena mengulangi bugs dan error yang sama.
  • Anda tidak ingin berlama-lama mempelajari dokumentasi yang berbelit-belit.
  • Anda tidak ingin melakukan setting konfigurasi yang rumit-rumit.
  • Anda juga ingin membuat aplikasi web yang multi database.
  • Anda ingin menyelesaikan deadline proyek Anda tepat pada waktunya.

Ikutilah Perbandingan beberapa PHP Framework yang populer saat ini!

Jika Anda ingin mencoba-coba framework yang lain, ada beberapa perbandingan framework yang populer digunakan oleh developer profesional sekarang ini, silahkan coba klik disini.

MVC (Model View Controller)

Yang menjadi trend Framework sekarang ini menggunakan sistem MVC, dimana cara Anda melakukan coding dikateogrikan dalam tiga cara coding yang paling efisien:

Model = File yang berisi Pemodelan database Anda

View = File yang berisi coding Tampilan Halaman Anda

Controller = File Class yang Menghubungkan korelasi Antara Segment URL dengan Class Method.

Contoh Sederhana Penerapan CodeIgniter

CodeIgniter membagi 3 folder penting yang nantinya Anda akan meletakkan file php Anda di 3 folder Application tersebut:

  1. application/controllers
  2. application/views
  3. application/models

Menampilkan halaman “hello word”

Controller secara simple akan menghasilkan output URL yang Anda tuju dari nama class yang telah Anda set dan bisa langsung ditampilkan secara coding.

class Blog extends Controller {

function index()
{
echo ‘Hello World!’;
}
}
?>

Output akan dapat dilihat dari halaman URL www.your-site.com/index.php/blog/

View bisa dipanggil dari controller dan Anda cukup memanggil file di folder views dengan contoh sebagai berikut:

1. Buatlah sebuah Controller dengan nama blog.php untuk URL http://rootdomain/index.php/blog

<?php
class Blog extends Controller {

function index()
{
$this->load->view(’blogview’);
}
}
?>

2. Script diatas $this->load->view(’blogview’); akan memanggil file tampilan view yang akan dibuat di folder views dengan nama file blogview.php.

<html>
<head>
<title>My Blog</title>
</head>
<body>
<h1>Welcome to my Blog!</h1>
</body>
</html>

3. Pada akhirnya jika Anda browsing ke webserver Anda dari URL http://rootdomain/index.php/blog maka Akan muncul tulisan ‘Welcome to my Blog!

Begitu simple, rapi dan terarah

CodeIgniter telah masuk menjadi pilihan saya untuk PHP Frameworks yang sangat flexible dan kebanyakan sangat compatible dengan script-script tambahan yang ingin Anda masukkan nantinya.

Pada akhirnya jika Anda bekerja secara Framework, maka Anda akan mendapatkan tingkat efisiensi pengembangan yang tinggi dan coding Anda bisa dipakai kembali dan dimasukkan ke aplikasi web yang baru lagi.

Selamat Mencoba!